10 Tips Jitu Jaga Keharmonisan Keluarga

10 Tips Jitu Jaga Keharmonisan Keluarga
10 Tips Jitu Jaga Keharmonisan Keluarga

Keluarga adalah tempat pertama yang bisa kita tuju setelah seharian merasakan lelahnya aktivitas sehari – hari, keluarga pula yang menjadi tempat berbagi suka dan duka, selain itu keluarga juga berperan penting dalam membentuk jiwa anak – anak yang di dalamnya untuk menentukan sifat mereka ketika dewasa kelak. Sudah menjadi hal lumrah bila setiap keluarga menginginkan adanya keluarga yang harmonis. Dalam rumah tangga yang harmonis inilah akan tercipta rasa saling mengasihi, memahami, dan memiliki ikatan batin yang tinggi. Bagi Anda yang sudah menikah pasti merasa penting sekali untuk membangun pondasi keharmonisan keluarga ini.

Bayangkan bila Anda memiliki keluarga yang harmonis dimana setiap anggita keluarga mengetahui peran, hak, serta kewajibannya masing – masing serta memiliki visi dan misi yang sama untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman dan hangat, menyenangkan bukan? Lalu selanjutnya untuk semakin menghidupkan suasana rumah yang harmonis dan menyenangkan maka Anda perlu melakukan beberapa hal penting agar kehidupan keluarga yang harmonis itu dapat selalu terjaga dengan baik. Nah, kira – kira apa saja yang dapat dilakukan agar keluarga semakin harmonis? Coba terapkan lah hal – hal berikut pada keluarga Anda!

1. Selalu Bersyukur dengan Keadaan Keluarga

Cobalah untuk selalu bersyukur dengan kondisi keluarga Anda saat ini. Perlu Anda ketahui bahwa harta yang selalu diidam – idamkan itu bukanlah satu – satunya pintu kebahagiaan yang bisa membuat keluarga Anda bahagia.. Justru dari ketentraman dan komunikasi lancarlah yang bisa membuat sebuah keluarga itu saling solid serta saling memiliki sehingga timbullah perhatian yang akan membuat anggota keluarga yang berada di dalamnya menjadi selalu merasa nyaman.

Anda dan anggota keluarga Anda juga perlu untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah keluarga Anda miliki. Jangan sering membandingkan keadaan rumah tangga anda dengan keluarga orang lain yang terlihat bahagia. Bisa jadi mereka terlihat bahagia, tapi pasti setiap orang memiliki permasalahan yang berbeda – beda kan? Jangan pula mencari kekurangan yang ada pada pasangan maupun anggota keluarga Anda yang lain, cobalah untuk memahami mereka dan sama – sama mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

2. Ingat Kembali Tujuan Awal Anda saat Membentuk Keluarga

Jika Anda sedang berada di titik terendah yang membuat anda merasa jengah dengan keadaan keluarga Anda, maka yang Anda perlu lakukan adalah dengan mengingat kembali tujuan awal Anda saat membentuk keluarga. Semuanya didasari pada cara pandang dan tujuan yang sama ketika Anda memutuskan untuk membangun keluarga bersama pasangan Anda bukan? Nah, cobalah untuk berpikir ulang dan saling introspeksi diri untuk menemukan cara yang tepat dalam menyelesaikan masalah bila Anda sedang dalam kondisi yang benar – benar merasa suasana rumah tangga Anda sedang tidak baik.

Anda perlu saling terbuka tanpa harus menutup – nutupi suatu masalah, sifat jujur adalah hal yang penting untuk diterapkan di dalam keluarga.Hargai pula perbedaan pendapat bila terdapat ketidaksesuaian antara pendapat antar anggota keluarga. Vobalah berlapang dada untuk memutuskan jalan tengah yang paling baik. Ingat, meskipun jika saat ini Anda berperan sebagai orangtua dalam keluarga namun tak seharusnya Anda memaksakan pendapat Anda. Jalan tengah yang terbaik lah yang lebih diutamakan, bukan keputusan perorangan salah satu anggota keluarga saja.

3, Pahami Peran Tiap Anggota Keluarga

Terkadang banyak masalah yang ditimbulkan akibat anggota keluarga yang sering mengabaikan perannya dalam keluarga. Semisal peran ayah yang seharusnya menjadi pencari nafkah justru hanya menjadi pemalas di rumah, sedangkan sang istri justru malah banting tulang untuk mencari uang untuk kebutuhan keluarga. Hal ini bila berlangsung semakin lama, maka akan terjadi permasalahan yang serius, karena ada saat puncak dimana seorang istri ini akan merasa lelah dengan rutinitas yang dihadapinya sedangkan sang suami hanya bersantai di dalam rumah. Untuk menghindari keadaan yang tak baik seperti ini maka sudah seharusnya peran anggota keluarga sudah dibuat secara jelas, bahkan sejak melakukan perencanaan pernikahan dulu.

Jika kelak Anda memiliki anak, maka anak – anak Anda ini pun perlu untuk diberi tahu apa perannya dalam keluarga serta apa saja hak dan kewajiban yang ia miliki, sehingga ia akan menjadi pribadi yang disiplin serta bertanggungjawab. Oleh karena itu perlu adanya pembagian tugas di dalam rumah tangga Anda. Anak perlu dididik agar mampu melakukan tugasnya di dalam rumah sesuai dengan kemampuannya.

4. Sesekali Buatlah Waktu yang Berkualitas Bersama keluarga

Anda dan pasangan Anda tentunya memiliki kesibukan masing – masing yang terkadang cukup menguras waktu sehingga terkadang tak sempat untuk sekedar mengobrol untuk membahas suatu hal di dalam rumah dengan santai. Oleh karenanya Anda perlu membuat waktu yang pas dimana semua anggota keluarga dapat berkumpul untuk sekedar bercengkrama dan menceritakan kisahnya masing – masing, Anda bisa menggunakan waktu libur dan week end sebagai pilihan yang pas untuk berkumpul bersama anggota keluarga Anda ini.

Tempat yang digunakan pun tak harus di luar rumah untuk piknik atau berlibur ke luar kota. Tetapi Anda bisa saja saling mengobrol santai di rumah sambil makan bersama maupun saat berkebun, saat menonton TV, saat memasak dan sebagainya, yang terpenting Anda bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama anggota keluarga yang Anda sayangi. Dengan rutin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga seperti ini maka Anda bisa memantau apa – apa saja yang sedang dirasakan para anggota keluarga yang lain sekaligus berbagi suka duka bersama. Dengan cara ini pula rasa kebersamaan akan semakin terpupuk dan komunikasi dalam keluarga pun menjadi semakin lancar.

5. Menyesuaikan Diri dengan Anggota Keluarga

Anda yang sebelumnya belum mengenal pasangan Anda, setelah di dalam status pernikahan pastilah menjadi semakin mengenal satu sama lain. Di dalam rumah tangga inilah Anda bisa saling mengenal satu sama lain secara lebih dalam, mulai dari kebiasannya, kesukaannya, rutinitasnya, dan sebaginya. Namun dalam waktu satu minggu maupun satu bulan saja tak lantas menjadikan Anda menjadi mengenal pasangan Anda secara mendalam, untuk itu perlu waktu sedikit demi sedikit hingga Anda benar – benar paham tabiat pasangan maupun anggota keluarga Anda yang lain secara lebih mendetail.

Cobalah untuk beradaptasi dengan mereka satu per satu, carilah kesukaan mereka dan cobalah untuk menghindari hal – hal yang kurang disenangi. Anda juga perlu memahami bahwa karakteristik setiap orang bisa berbeda – beda pula. Bisa jadi keluarga Anda memang memiliki misi dan visi yang sama di dalam keluarga, meskipun begitu Anda harus tahu bahwa untuk mencapai tujuan keluarga tersebut antar anggota keluarga satu dan anggota keluarga yang lain bisa melakukan hal – hal yang berbeda sesuai karakteristik mereka masing – masing agarkeluarga harmonis Anda semakin hangat.

Leave a Reply