Yuk Lakukan Hal Ini untuk Membantu Perkembangan Kecerdasan Buah Hati Anda

Baby with building blocks

Pada umumnya, anak yang pandai, cerdas dan arif merupakan keinginan dan harapan dari setiap orang tua. Menurut penelitian dari beberapa ahli, sekalipun kearifan seorang anak sangat erat hubungannya dengan genetika bawaan, tapi ternyata ada banyak penelitian yang menunjukkan jika pembelajaran dari orang tua juga merupakan salah satu hal sangat penting untuk dilakukan.

Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika Kita menginginkan buah hati kita untuk tumbuh dengan maksimal serta tingkat kecerdasan yang optimal. Oleh karena itu, seorang anak pastinya membutuhkan bimbingan dari orang tua tau juga dari seorang guru. Kemudian, dengan menyediakan waktu belajar berkualitas juga merupakan hal sederhana yang dapat di lakukan untuk meningkatkan kecerdasan buah hati anda.

1. Membiasakan sarapan

Sarapan merupakan sebuah kegiatan yang masih sering dianggap remeh oleh banyak orang. Dengan membiassakan sarapan kepada buah hati anda, hal ini dapat memperkuat konsentrasi dan juga memori saat melakukan aktivitas sehari hari. Jika tidak terbiasa melakukan sarapan makanAnak-anak akan cepat sulit untuk tetap fokus dan juga akan cepat merasa lelah dalam melakukan segala aktivitas mereka. Tidak dapat fokus dan cepat lelah ini berhubungan dengan asupan gizi yang tidak di dapatkan saat mereka tidak melakukan sarapan, hal ini menyebabkan kemampuan otak menjadi menurun pada siang hari.

Menyantap makan yang bergizi saat pagi dapat membantu buah hati anda untuk memperkuat pikiran dan juga memiliki memori yang lebih baik dari pada mereka yang tidak sarapan. Beberapa ahli menyatakan jika karbohidrat kompleks yang ada di pagi hari dapat membantu kinerja mental, tingkat perhatian, dan juga daya ingat dari buah hati anda.

2. Permainan edukatif

Selain dengan melakukan sarapan di pagi hari seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ternyata mengajak buah hati anda melakukan permainan edukatif juga dapat membantu perkembangn kecerdasan mereka. Mainan yang diberikan juga harus berdasarkan kategori usia dan perkembangan kemampuan buah hati anda. Dengan melakukan permainan edukatif sedini mungkin sesuai dengan usianya diharapkan dapat menstimulasi otak dengan optimal serta mengasah kreativitas dari buah hati anda. Dengan permainan edukatif ini maka buah hati adna dapat berkreasi sesuai dengan imajinasi mereka. Pada umumnya, kebanyakan dari orang tua akan membatasi buah hati mereka untuk membeli mainan, namun jika masih dalam tingkat yang wajar dan juga sesuai keadaan keuangan serta memiliki manfaat yang baik untuk perkembangan kecerdasan sang buah hati maka tidak ada salahnya untuk membelinya.

Ada banyak sekali permainan edukatif yang dapat anda pilih untuk menstimulasi otak buah hati anda seperti contohnya puzzle, lego, balok bangun ruang, model rakitan dan lain sebagainya. Beberapa permainan edukatif tersebut dapat membantu untuk melatih motorik halus, motorik kasar, kesabaran, kemampuan spasial serta koordinasi antara mata dengan tangan buah hati anda. Selain itu, terdapat juga beberapa permainan edukatif yang dapat mengasah memori buah hati anda seperti contohnya kartu bergambar yang mempunyai keterangan di belakangnya, buku cerita bergambar, dan lain sebagainya.

Tak hanya kemampuan motorik dan juga memori, kemampuan bahasa buah hati anda juga dapat dilatih dengan memberikan beberapa permainan edukatif yang memiliki rangkaian beberapa huruf yang terpasang secara acak namun diantaranya memiliki kata yang dapat terbaca oleh sang buah hati. Scrable merupakan salah satu permainan yang dapat anda berikan, scrable mrupakan sebuah permainan edukatif dimana buah hati anda dapat menyusun kata seperti pada permainan teka – teki silang. Seain kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional perlu untuk diasah. Dengan memberikan permainan berupa alat musik kepada sang buah ahti seperti gitar, hal ini melatih konsentrasi dan kecerdasan emosional buah hati anda.

3. Memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan yang sederhana

Dengan mengajuka pertanyaan – pertanyaan sederhana saat melakukan aktivitas ataupun hal – hal yang terjadi di sekitar lingkungan anak beraktifitas. Sepeti contohnya:

“Hari ini adek belajar apa?”

“Saat musim liburan, adek mau jalan jalan kemana?”

“Buah yang ada di atas meja itu namanya apa?

“Hewan kesayangan adek namanya siapa?”

Ketika anda mengajukan pertanyaan – pertanyaan tersebut kepada buah hati anda maka mereka akan terdorong untuk memikirkan hal – hal baru atau bahkan solusi atas pertanyaan yang telah anda ajukan. Saat hal ini berlangsung maka pikiran buah hati anda akan bekerja untuk mencari solusi atas beberapa pertanyaan tersebut dengan menyimpulkan informasi yang telah anda ajukan kepada buah hati anda. Ketika seorang anak memiliki pemahaman, maka mereka tentu akan menjawab pertanyaan tersebut dan jawaban anak yang benar perlu di apresiasi dan untuk jawaban yang salah anda dapat memperbaiki dengan memberikan penjelasan yang benar. Aktivitas ini memang terlihat sederhana namun dapat secara signifikan membantu otak untuk berkembang dan menciptakan simpul – simpul koneksi baru di dalam syaraf otak buah hati anda.

4. Waktu istirahat yang cukup

beautiful little girl in pajamas sleep in bed under a blue blanket

Tahukah anda jika dalam masa pertumbuhan anak anak perlu mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Hal ini bertujuan agar tubuh dan pikiran dapat beristirahat dan dapat kembali segar dan beraktifitas kembali di saat bangun. Kurangnya waktu beristirahat dapat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan otak anak. Waktu istirahat bagi sang buah hati dapat mempengaruhi fungsi kognitif anak termasuk kemampuan untuk memproses informasi, daya ingat, memecahkan berbagai masalah dan cara untuk mengambil keputusan yang penting. Senagai seorang orang tua, anda dapat mendisiplinkan waktu istirahat anak anda dengan konsisten. Siapkan lingkungan tidur agar tidur anak berkualitas dengan kasur yang nyaman, suhu ruangan yang sesuai, selimut yang cukup hangat dan anda juga bisa membacakan sebuah dongeng sebelum tidur kepada buah hati anda. Selain itu, jangan lupa untuk mematikan lampu, TV, komputer, tablet atau perangkat lainnya yang di sukai anak satu jam sebelum buah hati anda tidur.

5. Membangun hubungan yang hangat dalam keluarga

Cheerful family

Beberapa ahli menyatakan jika suasana emosional yang hangat dan stabil dalam lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor yang cukup penting bagi perkembangan fungsi kognitif dan keterampilan buah hati anda. Hubungan antara orang tua dan anak yang harmonis dan juga hangat disertai dengan penerimaan, dukungan serta pemahaman moral. Tak ketinggalan juga beberapa nilai kehidupan akan memberikan dampak baik terhadap karakter buah hati anda. Di sebuah lingkungan keluarga yang mendukung, anak akan lebih berani dalam mengekspresikan, mengajukan pendapat serta mengeksplorasi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak yang kemudian menumbuhkan sifat kemandirian dan kepemimpinan yang berguna untuk masa depan buah hati anda.

Leave a Reply